Lebaran 2011

Selamat Hari Raya Idul Fitri! Selamat berlebaran! Alhamdulillah, kesempatan berpuasa tahun ini saya jalani selama 29 hari penuh, semoga amal ibadah saya diterima dan diridhoi oleh Allah SWT, Amin. Semoga berkah bagi diri gue secara khususnya, dan bagi orang lain secara umum. 

Terlepas kekisruhan akan keputusan pemerintah yang Lebaran jatuh pada hari Rabu tanggal 31 Agustus 2011, silahkan diyakini masing-masing. Sudah seharusnya tugas Pemerintah menyatukan, menyelaraskan, merangkul, membuat rasa tenang bagi rakyatnya. Sesuai dengan metode penentuan kapan jatuhnya 1 Syawal yang saya yakini, bukan terlepas semata karena aliran organisasi tertentu, saya memutuskan hari ini untuk berlebaran. Pun melihat dari media massa, bahwa negeri seputar Arab, Malaysia dkk bahwasanya 1 Syawal jatuh pada hari Selasa tanggal 30 Agustus 2011, itu sudah menjadi penegasan bahwa secara global sudah menyatakan demikian. 

Mohon maaf yang seikhlasnya, secara lahiriah dan batiniah. Semoga berkah bagi kita semua. Amin.

Kecelakaan maut akibat kecongkakan dalam menancap gas dalam-dalam subuh ini di dekat Pejaten Village seberang Ace Hardware, sebelumnya 3 buah mobil berlalu di samping kiri mobil gue dgn kecepatan ukuran tol luar kota. Menyaksikannya bagaikan sekuel Need For Speed dgn setting di Jakarta. Siapa nyana akhirnya 1 dari 3 mobil tsb menemui ajal. Sudah terbetik di benak gue kalau akan terjadi sesuatu yang mengerikan. Pelajaran buat yang congkak di jalanan.
Update:
Ceritanya lebih awal, gue baru pulang kerja 3 hari ini lembur. Ya lembur sampe shubuh. Dan lokasinya di IDC Duren Tiga. Setelah keluar dari Duren Tiga, gue berbelok ke kiri menuju Warung Buncit. Tidak lama kemudian hampir sampai lampu merah dekat Total Buah Segar, lampu sudah berwarna hijau artinya gue jalan terus ga perlu berhenti. Di depan kiri gue ada motor, dan tak lama kemudian berlalulah 3 mobil dengan kecepatan tinggi, tidak normal untuk ukuran jalan raya seperti itu. Gila, sempat gue mikir apa gerangan sampai mereka ngebut seperti itu, lantaran jalanan sepi? Motor itu tadi nyaris kesenggol. Kalau kena? Bayangkan, pasti mental berapa meter tuh motor. 
Setelahnya, hampir sampai TKP, gue lihat ada bis Kopaja dan Metromini berhenti, gue pikir macet. Pas dilihat lebih dekat, ada mobil ringsek berat, dan ada kerumunan orang-orang, sedang mengangkat seorang gadis berambut panjang. Gue ga bisa lihat pasti karena posisi gue agak jauh. Setelah melihat ke kiri ada mobil sedan merah yang tadi gue lihat ada di belakang 2 mobil lainnya. Rupanya 3 mobil tadi yg ngebut. Astaga! 
Gue menyayangkan saja, apalagi memakan korban. Gue jadi ingat kejadian gue dan istri ditabrak mobil taxi, kengerian seperti apanya. Apalagi dengan kecepatan seperti itu. Wallahualam. Gue ikut prihatin. Kejadian ini harus jadi pembelajaran bagi semua! Yang rugi bukan kita sendiri, tetapi orang lain juga! Pikirkan sekali lagi, tolong ingatkan kepada kawan-kawan yang berperilaku seperti itu saat berkendara, ingatkan, tidak bisa ditawar-tawar lagi, perilaku seperti itu diintip oleh kematian. Kalian ga mau mati konyol bukan? Kita doakan bagi yang menjadi korban, apalagi di bulan Ramadhan, semoga. 

Kecelakaan maut akibat kecongkakan dalam menancap gas dalam-dalam subuh ini di dekat Pejaten Village seberang Ace Hardware, sebelumnya 3 buah mobil berlalu di samping kiri mobil gue dgn kecepatan ukuran tol luar kota. Menyaksikannya bagaikan sekuel Need For Speed dgn setting di Jakarta. Siapa nyana akhirnya 1 dari 3 mobil tsb menemui ajal. Sudah terbetik di benak gue kalau akan terjadi sesuatu yang mengerikan. Pelajaran buat yang congkak di jalanan.

Update:

Ceritanya lebih awal, gue baru pulang kerja 3 hari ini lembur. Ya lembur sampe shubuh. Dan lokasinya di IDC Duren Tiga. Setelah keluar dari Duren Tiga, gue berbelok ke kiri menuju Warung Buncit. Tidak lama kemudian hampir sampai lampu merah dekat Total Buah Segar, lampu sudah berwarna hijau artinya gue jalan terus ga perlu berhenti. Di depan kiri gue ada motor, dan tak lama kemudian berlalulah 3 mobil dengan kecepatan tinggi, tidak normal untuk ukuran jalan raya seperti itu. Gila, sempat gue mikir apa gerangan sampai mereka ngebut seperti itu, lantaran jalanan sepi? Motor itu tadi nyaris kesenggol. Kalau kena? Bayangkan, pasti mental berapa meter tuh motor. 

Setelahnya, hampir sampai TKP, gue lihat ada bis Kopaja dan Metromini berhenti, gue pikir macet. Pas dilihat lebih dekat, ada mobil ringsek berat, dan ada kerumunan orang-orang, sedang mengangkat seorang gadis berambut panjang. Gue ga bisa lihat pasti karena posisi gue agak jauh. Setelah melihat ke kiri ada mobil sedan merah yang tadi gue lihat ada di belakang 2 mobil lainnya. Rupanya 3 mobil tadi yg ngebut. Astaga! 

Gue menyayangkan saja, apalagi memakan korban. Gue jadi ingat kejadian gue dan istri ditabrak mobil taxi, kengerian seperti apanya. Apalagi dengan kecepatan seperti itu. Wallahualam. Gue ikut prihatin. Kejadian ini harus jadi pembelajaran bagi semua! Yang rugi bukan kita sendiri, tetapi orang lain juga! Pikirkan sekali lagi, tolong ingatkan kepada kawan-kawan yang berperilaku seperti itu saat berkendara, ingatkan, tidak bisa ditawar-tawar lagi, perilaku seperti itu diintip oleh kematian. Kalian ga mau mati konyol bukan? Kita doakan bagi yang menjadi korban, apalagi di bulan Ramadhan, semoga. 

Kriminalitas di Bulan Puasa

Hari pertama bulan puasa tahun ini, yang namanya kriminalitas langsung tancap gas. Kali ini kejadian dialami sama gue beserta istri dan mertua. TKP di Pasar Jumat Ciputat. Gara-gara kejebak macet jalanan ibukota, kami terlambat pulang ke rumah, akhirnya buka puasanya di perjalanan (tol). Sesampainya di Pasar Jumat, kami berbelok ke ruko dekat kampus UMJ/Ahmad Dahlan. Mertua kepingin makan Pecel Nasi Tumpang yang enak di situ. Setelah parkir, eh ternyata pecelnya pun ga tersedia hari itu. Meski begitu kami tetap memutuskan untuk melanjutkan makan di situ. Masih sempat gue balik ke mobil untuk mengambil minuman dingin yang tertinggal. Setelah pada akhirnya  pas mau pulang kami baru menyadari bahwa kaca belakang mobil sebelah kiri sudah pecah seribu. Tas milik mertua raib digondol pencuri. Masih beruntung tas laptop milik istri tidak ikut raib. Kejadian ini membuat kami sempat tersentak, karena belum pernah mengalami sebelumnya, hanya mendengar dari radio atau melihat berita di TV perihal kejahatan kota besar. Tukang parkirnya? Mana ada, kerjaannya sekedar saja, bukan benar-benar petugas parkir resmi. Mau bilang apa, lapor polisi rasanya percuma, yang ada mungkin buang waktu dan ongkos. Memang masih beruntung yang hilang tas baju, tapi kalau laptop, iPhone? Puyeng 8 keliling. 

Read More

Waspada

PENTING! Hati-hati Menjelang Puasa Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri banyak beredar Biskuit Palsu. Kemaren saya bertamu ke rumah seorang kawan, disuguhi dua kaleng biskuit Khong Guan dan Wafer, setelah saya buka isinya Rengginang dan Krupuk. Sumber: bbm

Berkendara…

Masih terekam raut muka pak tua tadi pagi. Memprihatinkan cara manusia ibukota berkendara. 3 detik berlalu di depan, dari balik spion gue melihat beliau terkapar terbantai oleh kesombongan sebuah motor. Ah. Jadi teringat pula yang terjadi sama abang tertua dan istrinya, belum seminggu jua kejadiannya. Alhamdulillah mereka masih selamat, pula sang bayi selamat (sekarang sudah melahirkan). Masih banyak yang menganggap enteng nyawa dirinya sendiri dan orang lain, pemuasan diri dengan cara menarik gas sekenanya, tanpa kenal kata tertib atau tenggang rasa. Jalanan adalah milik umum yang dilalui siapa saja yang tanpa mengenal status sosial artinya tidak bisa merasa milik sendiri. Untuk itu, alangkah baiknya tidak berlaku dzalim yang pada akhirnya merugikan orang banyak. Berlaku pada motor, mobil, sepeda, dan lainnya.

Soto Ayam Pak Slamet (spesial ayam kampung) cukup Rp.6.000.- saja. Rasa bintang 5. Dengan hiburan kereta api lalu lalang dekat lokasi. 

Lokasi: Mejing Kidul, Gamping, Sleman

Soto Ayam Pak Slamet (spesial ayam kampung) cukup Rp.6.000.- saja. Rasa bintang 5. Dengan hiburan kereta api lalu lalang dekat lokasi.

Lokasi: Mejing Kidul, Gamping, Sleman

Plat Kendaraan

Tidak masalah plat mobil atau motornya dari luar kota atau bukan. Terkadang justru kelakuan pengendara kendaraan bermotor yang berplat dalam kota (contohnya Jakarta) sendiri yang tidak mengerti atau sembrono dalam berkendara. Setiap ada plat nomor luar kota pasti dihina atau dicemooh, sementara banyak juga plat nomor dalam kota tidak tahu aturan lalu lintas. Jadi, bercerminlah pada spion masing-masing, kiranya sudah betul belum berlalu lintas? 

J.u.j.u.r

Lho kok berlaku jujur malah dibenci? Jadi, semakin jujur seseorang, semakin dibencilah orang itu. Siapa yang membencinya? Mereka yang pastinya berlawanan dengan kejujuran. Kita dulu memuja muji menjunjung tinggi yang namanya kejujuran. Sekarang kita justru tidak menginginkan itu terjadi, karena akan berdampak sangat besar alias kerugian. Jujur sama dengan cari penyakit, cari mati, cari gara-gara. Daripada jujur mendingan berlaku sebaliknya, mungkin supaya sama-sama selamat, senang dan diuntungkan.

Apa sih sebenarnya definisi jujur itu? Referensinya cukup banyak bertebaran di ranah maya. Kalau kita sudah tidak tahu lagi akan artinya kejujuran, mungkin kita sudah terlalu banyak berbuat tidak jujur. Baik dimulai dari hal yang sangat kecil atau sepele, sampai yang sifatnya besar atau masif. Dampaknya apa sih kalau tidak berbuat jujur? Entahlah, yang jelas cenderung negatif, bukan? Berangkat dari sesuatu yang tidak jujur maka akan menghasilkan sesuatu atau situasi yang justru mencelakakan diri, itu teorinya, tetapi sekarang beda. Kalau kita jujur maka kita akan dimusnahkan, dipinggirkan, dieliminasi, dihinakan, dicemooh, dinistakan, terlepas apa maksud kejujuran yang dilakukan seseorang. Bosen sebenarnya membahas soal satu kata ini. Tapi, kasus carut marut di negeri ini kan berangkat dari pengkhianatan akan kata ini jua? Makin ramai saja kasusnya tapi tidak jua selesai-selesai. Sana menyanggah sini, sini menuduh sana. Mereka semua merasa sudah berterus terang, apa yang diucapkan selaras dengan yang terjadi. 

Jujur itu pahit, memang. Istilahnya seperti obat yang pahit. Dan manusiawi, kita selalu ingin yang manis, walaupun kita tahu manis itu tidak selalunya benar-benar (asli) manis.

Jujur di negeri ini mahal lho, tapi siapa lagi yang tersisa memiliki itu?

Berhubungan:

http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/06/15/130228/Pengungkap-Kecurangan-UN-Jangan-Dikucilkan

Menang Kalah

Sebagai pendukung klub kesayangan sepakbola seharusnya mendukung di kala menang dan kalah. Mau menang atau kalah, itu adalah sebuah pertandingan olahraga yang tidak bisa diprediksi kemenangannya, bola itu bundar segala sesuatu kemungkinan bisa merubah segalanya, terlepas ada permainan skor yang berkenaan dengan judi (mungkin). Manchester United kalah telak dengan skor 3-1 dari Barcelona di partai Final Liga Champions 2011. Permainan tim Barca trengginas menggilas pertahanan MU. Momen final ini seperti terulang lagi, pertemuan sebelumnya juga MU kalah dari Barcelona dengan skor 2-0. 2 tim tersebut adalah klub favorit gue, satu di Liga Inggris, lainnya di Liga Spanyol. Sungguh pilihan yg berat harus mendukung yang mana dari 2 klub tersebut. Subuh itu adalah antara senyum dan sedih yang menghias wajah gue. Selamat untuk Barcelona, Selamat berjuang kembali MU! 

Manchester United, ke-19.

Selamat kepada Manchester United atas peraihan juara Liga Inggris musim ini dan pencapaiannya melampaui rekor klub rival Liverpool yaitu sebanyak 19 gelar juara. Musim yang lalu adalah sebuah pencapaian yang bagus menyamakan rekor, dan musim ini kembali membuktikan masih menjadi penguasa Liga Inggris, bahkan mengalahkan rekor lama klub pesaing utamanya. Walau terkadang di beberapa permainan terlihat setengah hati bermain atau kurang serius, kalian tetap juaranya. Campiooone cammpioooonee oleee oleee oleeee,… Glory Glory Man United!

foto: Irishtime

14 Mei

Di tanggal ini bertepatan dengan :

  • Mulai bermain Twitter semenjak 3 tahun yang lalu, ini bisa dibilang keterlambatan mengikuti perkembangan di dunia maya di mana biasanya tidak ketinggalan berita perihal sesuatu yang baru berkenaan dengan Social Media
  • Manchester United memastikan meraih gelar Liga Primer (Premier League) yang ke-19, setelah bermain seri dengan Blackburn Rovers (1-1) dan mengangkangi rekor yang selama ini dipegang oleh Liverpool
  • Hari Kemerdekaan Israel, lucunya ini dirayakan oleh segelintir manusia berkebangsaan Indonesia di Indonesia yang sangat mencintai Israel. Ntah apa tujuannya, segala sesuatu itu pasti ada sesuatunya. 
Beringas

Rakyat beringas merusak Stasiun Kereta di Manggarai. Gara-gara pihak PT KAI melakukan penertiban bagi mereka yang menaiki atap gerbong untuk ditumpangi. Logisnya, duduk di atas gerbong kereta adalah membahayakan diri, bukan? Terlepas gerbong yang ada sudah penuh atau faktor keamanan di dalamnya, tetap saja itu sangat berbahaya. Sepertinya ga ada rasa takut akan kecelakaan yang berakibat kematian, sangat fatal dan konyol. Dan di sisi penyedia layanan kereta juga seharusnya sudah dari dulu membenahi persoalan angkutan massa ini. Gerbong diperbagus, layanan ditingkatkan, jumlah gerbong mungkin diperbanyak, jadwal dibenahi (tepat waktu), frekuensinya ditingkatkan, faktor-faktor lain seperti keamanan dan penanggulangan hal-hal di luar itu dipikirkan diterapkan, sehingga penggunanya pun aman dan nyaman. Tapi semua itu hanya impian, sepertinya gitu-gitu saja dari dulu, dalihnya tetap klasik.

Sumber:
http://www.detiknews.com/read/2011/05/13/093220/1638795/10/penumpang-ka-sengaja-siapkan-bebatuan-untuk-serang-petugas?nd992203605

1 2 3 4 5