Hari Ibu

Apa yang sudah kita berikan kepada orang tua khususnya ibu kita? Mungkin tidak akan bisa membalas semua kebaikan dan kasih sayang yang diberikan oleh seorang ibu kepada kita sebagai anaknya, perjuangannya dan kecintaannya kepada kita tidak ternilai, semenjak masih di dalam kandungan sampai lahir dan tumbuh besar sekarang. 

Hari ini diperingati sebagai hari ibu, tentunya kita tidak hanya terpaku di hari ini saja memberi perhatian khusus kepada ibu. Setiap hari kita “diwajibkan” untuk selalu melakukannya. Dalam bentuk apa pun baik kecil atau besar, luangkan waktu barang semenit sejam atau sehari bersama ibu, baik via telpon atau langsung.  

Semoga kasih sayang kita tidak hanya sebatas tulisan yang tumpah di jejaring sosial yang ada. 

Uban pertama gue, ditemukan oleh istri. Apakah gue sudah setua itu?

Uban pertama gue, ditemukan oleh istri. Apakah gue sudah setua itu?

Alhamdulillah, atas seizin-Nya telah lahir dengan selamat Arkezya Laksmi Malika dengan berat 2,5Kg. Diperlukan operasi sesar untuk keselamatan sang ibu dan anak akibat Pre-Eklamsi Berat (PEB) yang diharuskan oleh dokter untuk dilakukan pengangkatan bayi segera karena sang ibu mengalami keracunan kehamilan. Semua di luar dugaan, karena perkiraan kami sekitar akhir November atau awal Desember kelahirannya, untungnya sudah memasuki usia 37 minggu. Kita yang berharap bisa lahir normal, mau ga mau harus menerima keputusan dokter untuk lahir sesar. Pun rumah sakit yang dimaui (dekat dengan rumah) juga tidak kesampaian. 
Setelah diangkat, sang bayi diharuskan masuk ke NICU karena prematur pada paru-parunya. Sementara sang ibu masuk ke HCU untuk perawatan intens menurunkan tensinya yang tidak stabil. 
Alhamdulillah, semalam Kezya sudah bisa bertemu dengan ibunya dan langsung diberikan ASI. Senang, melihat momen sang anak terhubung dengan ibunya melalui proses menyusui. Semoga Kezya dan ibu cepat pulih dan sehat-sehat. Amin. 
Terima kasih Allah, semoga kami diberi kemudahan, keringanan, dimurahkan rezekinya, Amin YRA.
Terima kasih juga kepada kawan-kawan atas do’anya. Semoga diberi balasan kebaikan oleh-Nya. Amin. 

Alhamdulillah, atas seizin-Nya telah lahir dengan selamat Arkezya Laksmi Malika dengan berat 2,5Kg. Diperlukan operasi sesar untuk keselamatan sang ibu dan anak akibat Pre-Eklamsi Berat (PEB) yang diharuskan oleh dokter untuk dilakukan pengangkatan bayi segera karena sang ibu mengalami keracunan kehamilan. Semua di luar dugaan, karena perkiraan kami sekitar akhir November atau awal Desember kelahirannya, untungnya sudah memasuki usia 37 minggu. Kita yang berharap bisa lahir normal, mau ga mau harus menerima keputusan dokter untuk lahir sesar. Pun rumah sakit yang dimaui (dekat dengan rumah) juga tidak kesampaian. 

Setelah diangkat, sang bayi diharuskan masuk ke NICU karena prematur pada paru-parunya. Sementara sang ibu masuk ke HCU untuk perawatan intens menurunkan tensinya yang tidak stabil. 

Alhamdulillah, semalam Kezya sudah bisa bertemu dengan ibunya dan langsung diberikan ASI. Senang, melihat momen sang anak terhubung dengan ibunya melalui proses menyusui. Semoga Kezya dan ibu cepat pulih dan sehat-sehat. Amin. 

Terima kasih Allah, semoga kami diberi kemudahan, keringanan, dimurahkan rezekinya, Amin YRA.

Terima kasih juga kepada kawan-kawan atas do’anya. Semoga diberi balasan kebaikan oleh-Nya. Amin. 

Masih tidak percaya kalau uang di atas segalanya? Untuk sekelas Man Utd membiarkan permainan musuh trengginas di ‘lahan’ belakang adalah sesuatu yang menggelikan, apa yang terlihat adalah pembiaran. Jika ditanya kemampuan sebenarnya, SAF pasti mengganti taktik, formasi, yang paling paten supaya tidak kalah dengan lawan. Nyatanya? Salah satu contoh, di mana pemain MU di dalam menjaga wilayah dekat gawang biasanya/seharusnya ada yang ikut menjaga/membantu kiper? Lihat bahasa tubuh pemain lainnya.
Selamat atas kemenangan besar Manchester City di kandang Manchester United. Selamat atas pundi-pundi yang diterima oleh Manchester United atas kekalahan tersebut. 
Eits, gue santai kok, jangan mengira gue kebakaran jenggot atas kekalahan tsb, lagipula gue jarang jenggotan lagi.
Dan ini bukan hanya terjadi di partai MU vs MC saja, tontonlah partai yang lain juga. 
:-)

Masih tidak percaya kalau uang di atas segalanya? Untuk sekelas Man Utd membiarkan permainan musuh trengginas di ‘lahan’ belakang adalah sesuatu yang menggelikan, apa yang terlihat adalah pembiaran. Jika ditanya kemampuan sebenarnya, SAF pasti mengganti taktik, formasi, yang paling paten supaya tidak kalah dengan lawan. Nyatanya? Salah satu contoh, di mana pemain MU di dalam menjaga wilayah dekat gawang biasanya/seharusnya ada yang ikut menjaga/membantu kiper? Lihat bahasa tubuh pemain lainnya.

Selamat atas kemenangan besar Manchester City di kandang Manchester United. Selamat atas pundi-pundi yang diterima oleh Manchester United atas kekalahan tersebut. 

Eits, gue santai kok, jangan mengira gue kebakaran jenggot atas kekalahan tsb, lagipula gue jarang jenggotan lagi.

Dan ini bukan hanya terjadi di partai MU vs MC saja, tontonlah partai yang lain juga. 

:-)

Pengen SMS gratis ke ponsel teman atau keluarga? Google Mail (Gmail) mengakomodasi kebutuhan gratis tersebut. Terbatas 50 SMS per hari, jika habis maka tunggu 24 jam untuk kembali ke 50 SMS gratis. Terbatas untuk pelanggan Telkomsel, Indosat dan Tri.

Pengen SMS gratis ke ponsel teman atau keluarga? Google Mail (Gmail) mengakomodasi kebutuhan gratis tersebut. Terbatas 50 SMS per hari, jika habis maka tunggu 24 jam untuk kembali ke 50 SMS gratis. Terbatas untuk pelanggan Telkomsel, Indosat dan Tri.

Kita lupakan saja?

Banyak sekali kasus di negeri ini yang ga jelas juntrung penyelesaiannya. Mengambang, kabur, hilang sama sekali. Salah satu dari kesalahannya adalah dari kita juga sebagai rakyat, sering kali gampang lupa dengan kasus-kasus besar yang terjadi. Belum lagi beres 1 kasus, sudah muncul lagi kasus baru lainnya, mengalahkan kehebohan kasus sebelumnya. Kalau sudah begitu, ruginya kita sendiri. Untungnya bagi mereka yang terlibat. Apakah kita masih ingat kasus-kasus yang banyak menghiasi media massa terdahulu?

Kebiasaan

Melakukan sesuatu akan menjadi kebiasaan jika dilakukan sering atau terus menerus, baik yang disengaja maupun tanpa disadari. Jika tidak terbiasa artinya belum cukup sering atau belum pernah melakukannya. Suatu kebiasaan tidak akan mudah diubah. Tentunya kebiasaan ada yang baik dan buruk. 

Pendukung

Gimana rasanya kalah? Pasti menyesakkan. Masing-masing individu memiliki kualitas sendiri-sendiri di dalam mengendalikan emosi baik di saat menang maupun kalah. Setiap kompetisi ada kalah ada menang, pula terkadang seri. Di saat menang, membuat kita melambung senang. Di saat kalah, membuat kita terjerumus kesal.

Kasus terbaru dari ulah pendukung timnas sepakbola Indonesia, melakukan kerusuhan di stadion kebanggaan nasional akibat tidak bisa menerima kekalahan yang dialami timnas. Petasan dan tindak tidak terpuji lainnya seperti pelemparan botol. Terlepas dari kualitas pemain dan pelatih timnas, kualitas pendukung juga harus dibenahi. Seringkali hanya tuntutan perbaikan kepada pemain dan pelatih, sementara pincang di sisi pendukung yang notabene masih jauh dari sportifitas. Katanya pendukung, yang ada malah mendukung dengan cara yang buruk tanpa pengendalian diri tadi. Kenapa tidak ada, karena sudah terbiasa dengan didikan buruk pula. Memang tidak semuanya pendukung itu berulah, masih ada yang sopan dan jauh dari kekerasan. Tapi imbasnya terkena kesan negatif dari mereka yang berulah. Tak perlu ikut-ikutan negara lain yang memiliki supporter tukang rusuh, karena yang seperti itu tidak perlu dicontoh atau sampai dibanggakan segala. Ingat dampaknya apa akibat kerusuhan dan tindakan merusak lainnya, rugi diri sendiri, rugi yang didukung juga, rugi semuanya (negara).

Pendukung seperti manakah, Anda?

Mencari

Di dalam pencarian sesuatu, kadang kala kita tidak selalunya mendapatkan yang diinginkan. Justru kita menemukan hal lain yang mungkin tempo lalu sempat dicari (tidak ketemu) baru ketemunya sekarang. Seperti contoh sederhananya, ketika mau mencari gunting yang ditemukan malah obeng. Bisa jadi dirasa kesal ketika tidak menemukannya, tetapi ada sisi positifnya menemukan yang lain bisa jadi mungkin lebih bermanfaat untuk kemudian hari. 

Mereka yang bukan pada tempatnya. Kebiasaan sepele yang sering dijumpai.

Mereka yang bukan pada tempatnya. Kebiasaan sepele yang sering dijumpai.

Lebaran 2011

Selamat Hari Raya Idul Fitri! Selamat berlebaran! Alhamdulillah, kesempatan berpuasa tahun ini saya jalani selama 29 hari penuh, semoga amal ibadah saya diterima dan diridhoi oleh Allah SWT, Amin. Semoga berkah bagi diri gue secara khususnya, dan bagi orang lain secara umum. 

Terlepas kekisruhan akan keputusan pemerintah yang Lebaran jatuh pada hari Rabu tanggal 31 Agustus 2011, silahkan diyakini masing-masing. Sudah seharusnya tugas Pemerintah menyatukan, menyelaraskan, merangkul, membuat rasa tenang bagi rakyatnya. Sesuai dengan metode penentuan kapan jatuhnya 1 Syawal yang saya yakini, bukan terlepas semata karena aliran organisasi tertentu, saya memutuskan hari ini untuk berlebaran. Pun melihat dari media massa, bahwa negeri seputar Arab, Malaysia dkk bahwasanya 1 Syawal jatuh pada hari Selasa tanggal 30 Agustus 2011, itu sudah menjadi penegasan bahwa secara global sudah menyatakan demikian. 

Mohon maaf yang seikhlasnya, secara lahiriah dan batiniah. Semoga berkah bagi kita semua. Amin.

Kecelakaan maut akibat kecongkakan dalam menancap gas dalam-dalam subuh ini di dekat Pejaten Village seberang Ace Hardware, sebelumnya 3 buah mobil berlalu di samping kiri mobil gue dgn kecepatan ukuran tol luar kota. Menyaksikannya bagaikan sekuel Need For Speed dgn setting di Jakarta. Siapa nyana akhirnya 1 dari 3 mobil tsb menemui ajal. Sudah terbetik di benak gue kalau akan terjadi sesuatu yang mengerikan. Pelajaran buat yang congkak di jalanan.
Update:
Ceritanya lebih awal, gue baru pulang kerja 3 hari ini lembur. Ya lembur sampe shubuh. Dan lokasinya di IDC Duren Tiga. Setelah keluar dari Duren Tiga, gue berbelok ke kiri menuju Warung Buncit. Tidak lama kemudian hampir sampai lampu merah dekat Total Buah Segar, lampu sudah berwarna hijau artinya gue jalan terus ga perlu berhenti. Di depan kiri gue ada motor, dan tak lama kemudian berlalulah 3 mobil dengan kecepatan tinggi, tidak normal untuk ukuran jalan raya seperti itu. Gila, sempat gue mikir apa gerangan sampai mereka ngebut seperti itu, lantaran jalanan sepi? Motor itu tadi nyaris kesenggol. Kalau kena? Bayangkan, pasti mental berapa meter tuh motor. 
Setelahnya, hampir sampai TKP, gue lihat ada bis Kopaja dan Metromini berhenti, gue pikir macet. Pas dilihat lebih dekat, ada mobil ringsek berat, dan ada kerumunan orang-orang, sedang mengangkat seorang gadis berambut panjang. Gue ga bisa lihat pasti karena posisi gue agak jauh. Setelah melihat ke kiri ada mobil sedan merah yang tadi gue lihat ada di belakang 2 mobil lainnya. Rupanya 3 mobil tadi yg ngebut. Astaga! 
Gue menyayangkan saja, apalagi memakan korban. Gue jadi ingat kejadian gue dan istri ditabrak mobil taxi, kengerian seperti apanya. Apalagi dengan kecepatan seperti itu. Wallahualam. Gue ikut prihatin. Kejadian ini harus jadi pembelajaran bagi semua! Yang rugi bukan kita sendiri, tetapi orang lain juga! Pikirkan sekali lagi, tolong ingatkan kepada kawan-kawan yang berperilaku seperti itu saat berkendara, ingatkan, tidak bisa ditawar-tawar lagi, perilaku seperti itu diintip oleh kematian. Kalian ga mau mati konyol bukan? Kita doakan bagi yang menjadi korban, apalagi di bulan Ramadhan, semoga. 

Kecelakaan maut akibat kecongkakan dalam menancap gas dalam-dalam subuh ini di dekat Pejaten Village seberang Ace Hardware, sebelumnya 3 buah mobil berlalu di samping kiri mobil gue dgn kecepatan ukuran tol luar kota. Menyaksikannya bagaikan sekuel Need For Speed dgn setting di Jakarta. Siapa nyana akhirnya 1 dari 3 mobil tsb menemui ajal. Sudah terbetik di benak gue kalau akan terjadi sesuatu yang mengerikan. Pelajaran buat yang congkak di jalanan.

Update:

Ceritanya lebih awal, gue baru pulang kerja 3 hari ini lembur. Ya lembur sampe shubuh. Dan lokasinya di IDC Duren Tiga. Setelah keluar dari Duren Tiga, gue berbelok ke kiri menuju Warung Buncit. Tidak lama kemudian hampir sampai lampu merah dekat Total Buah Segar, lampu sudah berwarna hijau artinya gue jalan terus ga perlu berhenti. Di depan kiri gue ada motor, dan tak lama kemudian berlalulah 3 mobil dengan kecepatan tinggi, tidak normal untuk ukuran jalan raya seperti itu. Gila, sempat gue mikir apa gerangan sampai mereka ngebut seperti itu, lantaran jalanan sepi? Motor itu tadi nyaris kesenggol. Kalau kena? Bayangkan, pasti mental berapa meter tuh motor. 

Setelahnya, hampir sampai TKP, gue lihat ada bis Kopaja dan Metromini berhenti, gue pikir macet. Pas dilihat lebih dekat, ada mobil ringsek berat, dan ada kerumunan orang-orang, sedang mengangkat seorang gadis berambut panjang. Gue ga bisa lihat pasti karena posisi gue agak jauh. Setelah melihat ke kiri ada mobil sedan merah yang tadi gue lihat ada di belakang 2 mobil lainnya. Rupanya 3 mobil tadi yg ngebut. Astaga! 

Gue menyayangkan saja, apalagi memakan korban. Gue jadi ingat kejadian gue dan istri ditabrak mobil taxi, kengerian seperti apanya. Apalagi dengan kecepatan seperti itu. Wallahualam. Gue ikut prihatin. Kejadian ini harus jadi pembelajaran bagi semua! Yang rugi bukan kita sendiri, tetapi orang lain juga! Pikirkan sekali lagi, tolong ingatkan kepada kawan-kawan yang berperilaku seperti itu saat berkendara, ingatkan, tidak bisa ditawar-tawar lagi, perilaku seperti itu diintip oleh kematian. Kalian ga mau mati konyol bukan? Kita doakan bagi yang menjadi korban, apalagi di bulan Ramadhan, semoga. 

1 2 3 4 5